





- SDM belum dapat menjawab tantangan global à belum ada perawat keluarga.
- Penghargaan / reward rendah
- Bersikap pasif
- Biaya pelayanan kesehatan rawat inap mahal.
- Pengetahuan dan keterampilan perawat masih rendah







- Lahan praktik terbatas; pendirian pendidikan keperawatan cenderung “mudah”
- Penelitian terkait pengembangan dan uji model masih terbatas.
- Sarana dan prasarana pendidikan sangat terbatas.
- Rasio pengajar : mahasiswa belum seimbang.
- Keterlibatan berbagai profesi selama pendidikan kurang.

- Standar kompetensi belum disosialisasikan
- Belum ada model pelayanan yang dapat menjadi acuan
- Kompetensi berbagai jenjang pendidikan tidak berbatas.
- Mekanisme akreditasi belum berjalan dengan baik.
- Peranan profesi di masa depan dituntut lebih banyak.
- Perlu pengawalan dan pelaksanaan undang-undang praktik keperawatan.
0 komentar:
Posting Komentar